Bocah SD Dinikahi Pria Berusia 12 Tahun Dan Menjadi Viral Dikalangan Netizen.

  • Whatsapp

Kasus pernikahan viral terjadi, soragn bocah di Sinjai Utara, Sulawesi Selatan yang berusia 12 tahun menikah di usia muda. Publik masyarakat kembali dikejutkan oleh rencana pernikahan anak dibawah umur. Seorang gadis yang diketahui berinisial SR dengan usai 12 tahun dan pasangannya Erwin 21 tahun. SR yang duduk di bangku SD ini, baru saja mengikuti Ujian Nasional SDN 12 Karampue, Kecamatan Sinjai Utara, Sulawesi Selatan, lalu dinikahi orang tuanya.

Mereka diketahui sudah menjalin hubungan pacaran selama 2 tahun. Erwin sendiri berusia 10 tahun lebih tua. Ia berasal dari Kabupaten Jeneponto. Erwin bekerja sebagai TKI Malaysia.

Read More

banner 300250

“SR sudah pacaran diua tahun terakhir, maka kami sebagai orang tua harus nikahkan daripada di luar jadi bahan pembicaraan,” kata ibu SR bernama Sinar pada Senin (7/5/2018).

Kejadian ini membuat Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani angkat bicara, budaya pernikahan dini harus dihapuskan. Salah satu bentuk perlindungan pada anak adalah tidak membiarkannya melangsungkan pernikahan dini.

“Sebenarnya ini kasus per kasus yang memerlukan kesadaran dari seluruh elemen bangsa. Beberapa waktu lalu kita juga sudah pernah mengusulkan ke MK bahwa pernikahan sebaiknya minimal 18 tahun, tapi kan belum terjadi,” imbuh Puan.

Oleh sebab itu, harus ada kesadaran semua pihak bahwa seorang anak yang menikah di usia belia belum siap secara mental dan fisik.

“Kasus-kasus ini tentu akan kami tindaklanjuti,” ujarnya.

Hingga saat ini belum ada tindak lanjut yang dilakuakan pemerintah. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise beberapa waktu lalu mengungkapkan, kementeriannya bersama dengan kementerian agama akan merevisi UU 174 tentang perkawinan.

“Kami juga sudah mendekati menteri agama untuk melihat dan merevisi kembali UU Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974,  kami juga sudah bekerja sama dengan organisasi masyarakat LSM, NGO untuk secepatnya kami merevisi UU perkawinan anak,” ujar Yohana.

Dalam UU tentang Perkawinan usia minimal bagi calon pengantin perempuan adalah 16 tahun. Namun lantaran mendapat desakan untuk menaikkan usia, Yohana mengatakan standar minumal usia akan dinaikkan ke usia 20 tahunan.

Related posts

Loading...