Ingin Menjadi Dewasa Dalam “Menyinggung Perasaan” Orang Lain? Ternyata Begini Ulasannya.

  • Whatsapp

Sejak kecil kamu pasti diajari orang tua agar tidak mudah menyinggung perasaan orang lain. Selain kamu dapat mendukakan hati orang lain, merusak suatu hubungan dan juga bukti kalau kita tidak menghormati orang itu.

Psikologi mengatakan, jika kamu mau jadi dewasa, kamu harus belajar bagaimana menyinggung orang lain terlebih daulu. Mari kita simak ulasan dibawah ini :

Menyinggung orang lain meruapakn pertahanan psikologis yang normal

Ketika pihak lain merasa kamu menyinggungnya, mereka kemungkinan akan membuat tindakan serang balik. Dan ini adalah perilaku yang dimiliki setiap orang normal pada umumnya. Tapi ketika mereka malah menelannya dan memasukkannya ke dalam hati mereka, hal ini malahan membuat hidup mereka tak bahagia.

Menyinggung orang lain dapat membantu orang berinteraksi

Banyak orang yang tak berani dalam menyinggung orang lain, karena takut kalau mereka akan kehilangan persahabatan itu. Namun sebalinya pada saat kamu menyinggung orang, sebenarnya kamu lebih membantu orang itu berinteraksi dan membangun hubungan antar pribadi dengan nya.

Menyinggung orang lain akan membuat hubungan lebih sehat

Ketika kita dihadapkan dengan sebuah situasi yang sulit,kita jadi takut ingin membenarkan diri dan takut menyinggung pihak lain, tapi dalam hal ini kamu hanya jadi orang yang bermuka dua. Jangan hanya kamu ‘tidakenak hati’ malahan melakukan hal yang seharusnya tidak dilakukan. Seharusnya kamu memikirkan kesehatan dirimu dan dirinya.

Menyinggung orang lain memberi garis batas terhadap diri sendiri

Tidak berani untuk menyinggung orang lain, ini merupakan fikiran yang tidak sehat. Demi tampil baik didepan orang, menjaga persahabatan,kamu malah menghilangkan garis pada batas sendiri. Percayalah, menaruh garis batas akan membantumu untuk jadi diri sendiri.

Meskipun semua orang merasa dirinya baik untuk menjadi humoris, tetapi hal ini akan membuat orang lain melakukannya lagi dan lagi. Halini hanya membawamu pada kerugian saja. Jadi terkadang kamu harus berani mengekspresikan isi hati dan fikiranmu.

Related posts

Loading...