Ini Perbedaannya Antara Orang Kaya dan Orang Miskin Waktu Memakai Uang, No 5 Orang Miskin Berhutang Untuk Gengsi

  • Whatsapp

Dalam video itu, kita semua belajar bagaimana orang kaya serta orang miskin memakai uang mereka keseharian. Bagaimana mereka membagi upah serta tunda kesenangan mereka.




#1 Orang kaya beli asset sedang orang miskin beli liability

Misalnya orang kaya beli mobil menjadi asset lantas mobil itu dia karyakan hingga membuahkan uang kembali. Sedang orang miskin beli barang lewat cara mencicil pada akhirnya saat barang itu di jual kembali, nilainya akan makin turun.

Lihat ketidaksamaan pertama ini. Orang kaya beli asset yang bisa dia pakai menjadi penghasilan kembali sedang orang miskin beli barang lewat cara mencicil akan tetapi barang itu tidak dia karyakan hingga waktu di jual, jadi uang yang didapatkan makin kecil. Uangnya tidak ‘berkembang biak’ tetapi justru makin alami penurunan.

#2 Orang kaya memprioritaskan menabung

Waktu orang kaya serta orang miskin mendapatkan upah atau pendapatan, kita bisa lihat bagaimana ketidaksamaan mereka mengurus pendapatan itu. Orang kaya disiplin menabung sesudah dia menyisihkan untuk cost hidupnya.

Berlainan dengan orang miskin, dia langsung habiskan semuanya tiada bekas. Bahkan juga ada orang yang ingin tampak kaya hingga dia habiskan semua upahnya untuk style hidupnya sampai dia mesti berhutang juga.

#3 Orang kaya mencicil untuk membuahkan penghasilan yang menguntungkan

Orang kaya mencicil suatu yang memberikan keuntungan baginya. Contohnya orang kaya mencicil apartemen yang satu hari kelak apartemen ini akan disewa. Dia mencicil sekitar 100x akan tetapi dia cuma membayar 20x angsuran bekasnya dibayar oleh si penyewa jadi sesudah angsurannya habis, dia memperoleh apartemen seharga 20x angsuran saja.

Sedang orang miskin, mencicil semua hal contoh saja beli handphone dicicil. Jadi mereka mencicil suatu yang belum pernah ada habisnya. Utamanya beli beberapa barang yang tidak terpenting tetapi dicicil pada akhirnya waktu barang itu di jual tidak ada nilainya.

#4 Orang kaya dapat tunda kesenangan

Contoh orang kaya beli arloji mahal tetapi bukan untuk pamer akan tetapi jam itu menjadi investasi. Contoh waktu dibeli seharga Rp 50 juta sesudah 10 tahun lalu harga nya jadi Rp 100 juta. Sedang orang miskin langsung menghamburkan pendapatan pada suatu yang tidak memiliki nilai investasi. Jadi belilah barang dengan nilai investasi yang waktu di jual kembali memberi nilai uang yang lebih kembali.

#5 Orang kaya beli manfaat sedang orang miskin beli gengsi

Beli manfaat di sini yaitu saat orang kaya beli mobil, bangunan, atau suatu yang berharga serta memakai manfaat dari tiap-tiap barang itu untuk membuahkan uang lebih buat dianya. Sedang untuk barang seperti handphone, orang kaya tidak ingin keluarkan uang yang besar sebab mereka berfikir manfaat handphone cuma untuk searching, telephone, atau kirim pesan saja.

Tetapi kalau dia ingin beli barang elegan yang tidaklah terlalu menguntungkan baginya jadi dia akan memakai uang dari asetnya. Dimana uang yang berasal hasil dari asset itu telah dikurangi pengeluaran serta masih tetap ada bekasnya. Sedang orang miskin beli barang yang tidak mempunyai manfaat dari pendapatan pentingnya bahkan juga lewat cara mencicil. Dia tidak sadar saat pendapatan pentingnya berhenti dia tetap harus membayar angsuran seumur hidupnya jadi itu yang membuat dia makin miskin.

Pada dasarnya bijaklah mengurus pendapatan yang kalian bisa. Pakai uang itu untuk beli barang yang berharga saat di jual kelak janganlah menghamburkan uang cuma untuk pola hidup serta ingin tampak kaya. “Jadi kaya itu terpenting, tetapi tampak kaya itu tidak penting” – Success Before 30.

Related posts

Loading...