Meskipun Sakit Parah, Sang Ayah Berjuang Keras Dampingi Putrinya Kepernikahan

  • Whatsapp

Momen yang sangat memilukan, disaat sang ayah menghantarkan putri bersanding di pelaminan. Tidak peduli hal apapun yang dialami sang ayah, sebagai orang tua tentu mereka ingin melihat hari bahagia sang putri di pernikahan.

Hal ini terlintas pada fikiran sang ayah bernama Pedro Villarin, 65 tahun dari Filipina. Hari pernikahan putrinya yang berlangsung pada Kamis (9/8/2018) ternyata menjadi viral karena membuat orang yang melihat terharu.

Read More

banner 300250

Tekad Pedro Villarin yang begitu kuat untuk menghantarkan putrinya kepernikahan, Carlotte Gay Villarin tak berhenti meskipun terbarik di ranjang. Diketahui Pedro meghidap penyakit kanker hati, tapi ia bersikeras untuk dimomen spesial putrinya itu di Palazzo Perde, Las Pinas, Filipina.

Awalnya Pedro akan mengawal putrinya berjalan dengan menggunakan kursi roda. Namun tubuhya tak kuat sehingga menggunakan tandu ambulans sebagai gantinya. “Ini benar-benar saat yang emosional. Satu-satunya keinginan ayahku adalah melihat putrinya menikah dan kami membuatnya menjadi nyata,” kata Charlotte.

“Itu membuat hari sangat pahit. Itu menyakitkan mengetahui bahwa ia akan meninggalkan kami tetapi aku senang ia ada di sana. Aku senang ia bisa menyaksikanku menikah,” imbuhnya.

Cinta kasih orangtua tak mengenal batas

Beruntungnya acara pernikahan berjalan dengan lancar. Walaupun membuat terharu para undangan. Koordinator acara dan keluarga juga membantu ayah Charlotte untuk mendorong serta mendampingi putrinya berjalan ke arah altar. Sebagai seorang anak, Charlotte mengungkapkan bahwa ayahnya telah berjuang keras dan berkorban melawan rasa sakitnya demi hari bahagia putrinya.

Charlotte mengungkapkan bahwa selama ini ia berpikir ayahnya tak akan menghadiri pernikahannya karena dirawat di rumah sakit. Namun, dengan tekad kuat sang ayah bisa mendampingi dirinya selama pernikahan meskipun dalam kondisi tak sehat.

Pernikahan tersebut seharusnya berlangsung pada Desember 2018. Namun, karena kondisi ayahnya melemah, Charlotte dan suaminya Mark memutuskan memindahkan tanggal ke bulan Agustus 2018 sehingga bisa memberi ayahnya kesempatan untuk melihat putrinya menikah.

Tak berapa hari berselang sang ayah Pedro meninggal dunia pada Minggu (12/8/2018). Foto-foto pernikahan Charlotte menjadi viral di jejaring sosial. Namun netizen menyadari dari hal yang dialami Charlotte bahwa cinta kasih orangtua tak mengenal batas.

“Ini benar-benar menyakitkan, tetapi mengetahui bahwa ia meninggalkan dunia ini setelah memenuhi mimpinya berjalan menyusuri altar di pernikahan saya, saya senang,” tutur Charlotte.

Video menyentuh sebagai penghormatan untuk Pedro yang didokumentasikan Paradox Films di hari pernikahan Charlotte ini pun jadi viral. Banyak netizen tersentuh dan berkomentar bahwa cinta orangtua tak mengenal batas.

Related posts

Loading...