Wanita Ini Dikucilkan Sampai Dibawa Kedokter Jiwa Karena Kepintarannya, Siapa Sangka Dia Dijuluki Orang Ajaib

  • Whatsapp

Cerita ini tentang seorang wanita bernama Audrey Yu Jia Hui yang berusia 30 tahun. Pada tahun 2017 lalu, ia diberi gelar sebagai salah satu 71 ikon Prestasi Indonesia.

Meskipun begitu, Audrey melewati masa kecil yang sangat getir.

Alih-alih dibanggakan, orang sekitar wanita kelahiran Surabayat, Jawa Timur, itu malah merasa aneh dengan kecerdasan yang dimilikinya.

Pada satu titik, ia bahkan pernah dibawa ke seorang dokter jiwa, karena dianggap gak normal.

Audrey adalah satu dari sekian banyak permata Indonesia yang telah ‘disia-siakan’ oleh negaranya sendiri.

Nama Audrey kembali jadi bincangan hangan seorang pengguna Facebook bernama Rudi Kurniawan, yang menuliskan kisanya di beranda Facebooknya pada awal tahun 2018.

Sampai sejauh ini, kisah Audrey sudah dibagikan sampai sebanyak lebih dari 2.800 kali.

Dari cerita yang dibuat Rudi, kita ketahui, Audrey benarlah seorang anak ajaib.

Ia menyelesaikan sekolah dasarnya hanya 5 tahun saja, SMP 1 tahun, SMA 11 bulan sama diusianya yang masih 13 tahun.

Persoalan yang terjadi saat ia hendak masuk ke perguruan tinggi. Saat itu tak ada satu pun kampus di Indonesia yang mau menerima anak usia 13 tahun sebagai mahasiswanya.

Tapi ia tak putus asa. Audrey akhirnya memutuskan untuk berangkat ke luar negeri, tepatnya ke University of Virginia, dengan mengambil jurusan fisika.

Ia hanya membutuhkan waktu sekitar tiga tahun untuk menyelesaikan studinya dengan hasil yang ‘Sempurna!’.

Kecerdasan Audrey yang hanya sampai disitu. Ketika masih berusia 10 tahun, sekor TOEFLEnya sampai 573, yang memecahkan rekor MURI untuk sekor TOEFL tertinggi dalam usia yang masih tergolong muda.

Saat usianya mencapai 11 tahun, ia telah hafal diluar kepada kamus Indonesia-Inggris yang tebalnya hingga 650 halaman. Dan saat usinya masih 14 tahun, sekornya naik hingga 670.

Seperti disinggung di awal, kepintaran dan kecerdasannya justru membuatnya terkuncilkan.

Orang-orang dewasa di sekitar itu menganggapnya gak normal. Teman sebayanya menyebutnya aneh, harus dijauhi, dan tidak bisa diajak berteman.

Inginya, dia sangat dikucilkan teman-temannya.

Belum lagi, kalau ibunya selalu memarahinya. Lebih lagi setelah ia bercita-cita ingin menjadi seorang tentara. Ia ingin menjadi pahlawan.

Ia juga pernah dibawa ke dokter jiwa karena dianggap gak normal.

Sejatinya ada beberapa orang yang menaruh perhatian terhadap kecerdasan Audrey. Salah satunya adalah Dahlan Iskan.

Terkhusus, Dahlan menuangka kekagumannya kepada Audrey dalam sebuah tulisan.

“Umur Audrey baru 4 tahu, tapi pertanyaannya setinggi fisu,” uangkap Dahlan saat itu.

Related posts

Loading...